18 Oktober 2026

Putritransport

Sahabat Setia Wisata Anda

Wisata Kuliner Jadul Kediri yang Masih Eksis dan Wajib Dicoba

Wisata Kuliner Jadul Kediri yang Masih Eksis dan Wajib Dicoba

Wisata Kuliner Jadul Kediri yang Masih Eksis dan Wajib Dicoba. Kediri bukan hanya dikenal sebagai kota industri dan sejarah, tetapi juga sebagai surga kuliner dengan cita rasa jadul yang menggoda selera.

Di tengah gempuran tren makanan modern, sejumlah tempat kuliner legendaris di Kediri tetap bertahan dan menjadi favorit warga lokal maupun wisatawan. Wisata kuliner jadul Kediri ini menawarkan sensasi makan yang membawa kembali kenangan masa kecil, lengkap dengan suasana khas tempo dulu yang autentik.

Baca juga: Tempat Makan Hits di Kota Batu: Rekomendasi Kuliner Terbaru dan Terfavorit 2025

Kita akan mengulas beberapa tempat kuliner jadul di Kediri yang masih eksis hingga kini, termasuk hidangan andalan, lokasi, serta nilai historisnya. Semua informasi disajikan secara aktual, lengkap, dan mudah dipahami agar kamu bisa merencanakan perjalanan kuliner yang tak terlupakan di Kota Kediri.

Wisata Kuliner Jadul Kediri yang Masih Eksis

1. Depot Wilis – Ikon Kuliner Lawas Sejak 1950-an

Depot Wilis adalah salah satu tempat makan tertua di Kediri yang telah berdiri sejak tahun 1956. Terletak di Jalan Dhoho, depot ini sudah menjadi langganan berbagai kalangan, dari masyarakat umum hingga pejabat lokal. Sajian khas di tempat ini adalah nasi pecel, rawon, dan soto daging yang disajikan dengan resep turun-temurun.

Keunikan Depot Wilis terletak pada suasana bangunannya yang masih mempertahankan arsitektur klasik. Bahkan beberapa perabotan seperti meja kayu, lampu gantung, dan etalase jadul masih dipertahankan, memberikan nuansa nostalgia yang kuat bagi pengunjung.

Menu Andalan: Nasi pecel daun jati, rawon khas Kediri, dan es tape ketan hitam.

2. Warung Soto Bok Ijo – Cita Rasa Otentik yang Konsisten

Soto Bok Ijo terletak di daerah Mojoroto dan telah berdiri sejak era 1970-an. Warung ini terkenal karena konsistensinya dalam mempertahankan rasa soto khas Kediri yang ringan namun gurih. Meskipun tampil sederhana, warung ini ramai dikunjungi setiap pagi hingga siang hari oleh pelanggan setia.

Yang menarik dari tempat ini adalah penggunaan bahan alami dan proses masak tradisional yang tetap dipertahankan, seperti penggunaan kayu bakar dan panci besar dari aluminium zaman dahulu.

Menu Andalan: Soto ayam kampung, perkedel kentang, tempe goreng, dan sambal bawang khas Kediri.

3. Tahu Takwa Poo – Legenda Tahu Kuning Kediri

Kediri dikenal sebagai kota tahu, dan salah satu pelopor tahu kuning legendaris adalah Tahu Takwa Poo. Berdiri sejak tahun 1912, pabrik tahu ini juga membuka outlet penjualan langsung ke konsumen. Selain menjual tahu segar, tempat ini juga menyediakan aneka olahan tahu seperti tahu petis, tahu goreng isi, hingga sambal tahu.

Bau khas fermentasi dari tahu takwa justru menjadi daya tarik tersendiri. Banyak wisatawan membeli tahu ini sebagai oleh-oleh khas Kediri. Selain rasanya yang khas, bentuk kemasannya pun masih mempertahankan gaya klasik dengan bungkus daun pisang.

Menu Andalan: Tahu goreng, tahu isi sayur, tahu petis, dan sambal tahu.

4. Lontong Sayur Mbok Darmi – Sarapan Tradisional yang Melegenda

Warung Lontong Sayur Mbok Darmi buka sejak pagi hari di kawasan Pasar Setono Betek. Meski hanya menggunakan gerobak dan tenda sederhana, pelanggan harus rela antre karena warung ini selalu ramai. Sajian lontong sayurnya begitu khas dengan kuah santan gurih, irisan tahu, telur pindang, dan sambal yang menggugah selera.

Keistimewaan dari lontong sayur Mbok Darmi adalah resep bumbu racikan yang tetap otentik sejak puluhan tahun lalu. Tak heran jika banyak warga Kediri yang merasa sarapan belum lengkap tanpa mampir ke warung ini.

Menu Andalan: Lontong sayur, arem-arem, dan serundeng kacang.

5. Es Kacang Ijo Pak Min – Manisnya Nostalgia Kediri

Di tengah cuaca panas Kediri, Es Kacang Ijo Pak Min hadir sebagai pelepas dahaga legendaris. Berdiri sejak tahun 1980-an di daerah Bandar Ngalim, es ini tidak hanya menyajikan kacang hijau biasa, tetapi juga dilengkapi dengan ketan hitam, santan, dan sirup gula merah yang khas.

Uniknya, cara penyajiannya masih tradisional, menggunakan mangkuk keramik dan sendok aluminium. Rasa manisnya tidak berlebihan, cocok untuk semua usia. Banyak pelanggan yang mengenang masa kecil mereka saat menikmati semangkuk es kacang ijo dari warung Pak Min ini.

Menu Andalan: Es kacang ijo spesial, bubur ketan item, dan jenang sumsum.

Wisata Kuliner Jadul Kediri yang Masih Eksis

6. Warung Nasi Pecel Bu Sri – Lezatnya Pecel Daun Jati Asli Kediri

Terletak di Kecamatan Pare, Warung Nasi Pecel Bu Sri terkenal dengan penyajian nasi pecel menggunakan daun jati. Selain menambah aroma khas, daun jati juga dipercaya lebih sehat dibandingkan kertas nasi. Warung ini sudah eksis sejak tahun 1965 dan masih dijalankan oleh generasi kedua.

Ciri khas dari pecel Bu Sri adalah bumbu kacangnya yang medok dan pedasnya pas. Ditambah dengan rempeyek kacang dan sayuran segar, pecel ini menjadi favorit warga sekitar dan juga wisatawan.

Menu Andalan: Nasi pecel daun jati, telur dadar, rempeyek, dan sambal terasi.

Keunikan Wisata Kuliner Jadul Kediri

Wisata kuliner jadul di Kediri memiliki beberapa keistimewaan dibandingkan kota lain:

  • Autentik dan Konsisten: Banyak pemilik warung dan depot mempertahankan resep asli turun-temurun tanpa modifikasi berlebihan.
  • Harga Terjangkau: Makanan lezat dengan harga bersahabat membuat wisata kuliner jadul ini ramah di kantong.
  • Suasana Tempo Dulu: Beberapa tempat tetap mempertahankan dekorasi dan peralatan makan jadul yang membawa nuansa nostalgia.

Tips Singkat untuk Menikmati Wisata Kuliner Jadul di Kediri

  1. Datang Pagi Hari: Sebagian besar warung jadul buka pagi hingga siang. Jika datang terlalu siang, kamu bisa kehabisan menu favorit.
  2. Bawa Uang Tunai: Banyak warung jadul belum menyediakan pembayaran digital, jadi siapkan uang tunai secukupnya.
  3. Ajak Warga Lokal: Mereka tahu lokasi kuliner jadul yang otentik dan bisa memberi rekomendasi terbaik.
  4. Hargai Tradisi: Beberapa warung memiliki aturan unik, seperti larangan memotret dapur atau memasuki area tertentu. Hormati aturan tersebut.
  5. Coba Menu Khas Setempat: Jangan ragu mencoba menu yang belum kamu kenal, karena seringkali justru itulah yang jadi favorit warga Kediri.

Penutup

Wisata kuliner jadul di Kediri bukan sekadar perjalanan mengisi perut, tapi juga perjalanan rasa dan kenangan. Di setiap suapan, kita bisa merasakan warisan budaya, kerja keras para pendiri warung, dan cerita panjang yang terus dilestarikan hingga kini.

Jika kamu berencana mengunjungi Kediri, sempatkan waktu untuk menjelajah kuliner tempo dulu yang penuh cita rasa dan makna. Tak hanya mengenyangkan, pengalaman ini juga akan membuatmu lebih menghargai kekayaan kuliner Indonesia, khususnya yang lahir dari tanah Kediri.

Baca juga: Sejarah Reog Ponorogo dari Kerajaan Hingga Pentas Dunia