21 Oktober 2026

Putritransport

Sahabat Setia Wisata Anda

Wisata Ramadhan di Masjid Sheikh Zayed Solo

Wisata Ramadhan di Masjid Sheikh Zayed Solo

Wisata Ramadhan di Masjid Sheikh Zayed Solo. Kota Solo atau Surakarta telah lama dikenal sebagai pusat kebudayaan Jawa yang kental. Namun, sejak awal tahun 2023, kota ini menambah satu ikon baru yang tidak hanya megah secara visual, tetapi juga menjadi pusat peradaban Islam di Jawa Tengah. 

Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. Masjid yang merupakan replika dari Grand Mosque di Abu Dhabi ini telah bertransformasi menjadi magnet wisata religi nomor satu, terutama saat memasuki bulan suci Ramadhan.

Bagi Anda yang berencana mengunjungi Solo pada Ramadhan 2026, Masjid Sheikh Zayed menawarkan pengalaman spiritual yang luar biasa. Mulai dari pembagian ribuan porsi iftar (buka puasa) gratis setiap hari, shalat tarawih dengan imam internasional, hingga kajian-kajian keislaman yang menyejukkan.

Artikel ini akan mengupas tuntas agenda kegiatan dan panduan praktis bagi Anda yang ingin berwisata religi di sana.

Kemegahan Masjid Sheikh Zayed Solo: Oase Timur Tengah di Tanah Jawa

Sebelum membahas agenda Ramadhan, penting untuk memahami mengapa masjid ini begitu spesial. Masjid Raya Sheikh Zayed Solo adalah simbol persahabatan antara Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA). Dengan dominasi warna putih bersih, marmer kualitas tinggi dari Italia dan Turki, serta aksen emas pada kubah-kubahnya, masjid ini memberikan suasana layaknya berada di Madinah atau Abu Dhabi.

Di malam hari, pencahayaan lampu yang dramatis membuat masjid ini tampak bersinar. Bagi para peziarah, keindahan ini bukan sekadar untuk objek foto, melainkan sarana untuk meningkatkan rasa syukur dan ketenangan saat beribadah.

Sheikh Zayed Grand Mosque

Agenda Utama Ramadhan di Masjid Sheikh Zayed Solo

Manajemen Masjid Sheikh Zayed Solo telah menyiapkan rangkaian acara yang terorganisir dengan sangat baik untuk menyambut ribuan jamaah setiap harinya.

1. Program Iftar (Buka Puasa) Gratis Terbesar

Salah satu daya tarik utama bagi wisatawan dan warga lokal adalah program iftar gratis. Setiap hari selama bulan Ramadhan, pihak pengelola masjid menyediakan ribuan porsi menu buka puasa.

  • Jumlah Porsi: Biasanya disediakan antara 7.000 hingga 10.000 porsi per hari.
  • Sistem Pembagian: Pengelola menggunakan sistem tenda besar di area halaman masjid. Jamaah disarankan datang lebih awal, sekitar pukul 16.00 WIB, agar mendapatkan tempat duduk dan kupon (jika diberlakukan).
  • Menu: Menu yang disajikan sangat bergizi, mulai dari nasi kebuli, nasi kotak dengan lauk pauk khas Nusantara, kurma, hingga air mineral. Semua dipersiapkan dengan standar kebersihan yang sangat ketat.

2. Shalat Tarawih ala Madinah

Pengalaman shalat tarawih di Masjid Sheikh Zayed Solo sangatlah membekas di hati. Masjid ini sering mendatangkan imam-imam besar, baik dari lokal Indonesia yang memiliki suara emas, maupun syekh langsung dari Uni Emirat Arab.

  • Formasi Shalat: Biasanya dilaksanakan sebanyak 23 rakaat (termasuk witir), namun dengan bacaan ayat Al-Qur’an yang tartil dan merdu, durasi yang panjang tidak akan terasa melelahkan.
  • Kapasitas: Ruang utama masjid dapat menampung ribuan jamaah, namun karena antusiasme yang tinggi, area selasar dan halaman seringkali penuh sesak pada malam-malam awal dan 10 malam terakhir Ramadhan.

3. Kajian Jelang Buka Puasa (Kultum)

Sembari menunggu waktu maghrib, jamaah akan disuguhi kajian singkat atau kultum yang diisi oleh tokoh-tokoh agama ternama, dosen universitas, hingga dai-dai muda yang membawakan tema-tema relevan mengenai kehidupan sehari-hari dan peningkatan kualitas puasa.

4. Itikaf di 10 Malam Terakhir

Masjid Sheikh Zayed menjadi pusat Itikaf di Jawa Tengah. Fasilitas yang bersih, AC yang dingin di ruang utama, dan ketersediaan air wudhu yang melimpah membuat jamaah betah berdiam diri untuk beribadah di malam-malam ganjil guna mengejar keutamaan Lailatul Qadar.

Update Info Terbaru 2026: Fasilitas dan Aksesibilitas

Memasuki tahun 2026, beberapa fasilitas pendukung di sekitar masjid telah mengalami peningkatan signifikan:

  1. Terowongan Penyeberangan Orang (TPO): Untuk mengatasi kemacetan dan kepadatan lalu lintas di depan masjid, pemerintah telah mengoptimalkan akses pejalan kaki dari area parkir luas yang terletak beberapa ratus meter dari masjid.
  2. Layanan Shuttle Bus: Wisatawan yang memarkir kendaraan di Terminal Tirtonadi atau area parkir Pedaringan dapat menggunakan layanan shuttle bus listrik yang nyaman menuju gerbang masjid.
  3. Islamic Center: Bangunan Islamic Center yang berada satu kompleks dengan masjid kini sudah beroperasi penuh, menyediakan perpustakaan, ruang pameran seni Islam, dan toko suvenir resmi.
  4. Sistem Kebersihan: Pengelola menerapkan zona “Bebas Alas Kaki” yang lebih luas dan tempat penitipan sepatu yang lebih terorganisir untuk menghindari penumpukan di pintu masuk.

Panduan Praktis Wisatawan Religi ke Sheikh Zayed Solo

Agar kunjungan Anda berjalan lancar dan nyaman, perhatikan beberapa tips berikut:

Strategi Datang untuk Iftar

Jika Anda berniat ikut buka puasa bersama, datanglah paling lambat pukul 16.30 WIB. Gunakan waktu luang sebelum maghrib untuk membaca Al-Qur’an atau berzikir di dalam ruang utama yang sejuk, lalu berpindahlah ke area tenda iftar saat petugas mulai memberikan instruksi.

Aturan Berpakaian

Masjid ini menerapkan aturan busana yang ketat. Pastikan Anda mengenakan pakaian yang menutup aurat dengan sempurna, sopan, dan tidak ketat. Bagi wanita yang lupa membawa hijab, biasanya petugas menyediakan peminjaman kain penutup di gerbang masuk.

Membawa Barang Bawaan

Bawalah kantong plastik kecil untuk menyimpan alas kaki Anda sendiri agar lebih mudah dibawa saat keluar dari pintu yang berbeda. Hindari membawa tas besar atau ransel yang terlalu berat karena akan melalui proses pemeriksaan keamanan (X-ray) layaknya di bandara.

Penginapan di Sekitar Masjid

Bagi wisatawan luar kota, saat ini sudah banyak guest house dan hotel berbintang di area Gilingan dan Banjarsari yang jaraknya hanya sejauh lemparan batu dari masjid. Menginap di sekitar lokasi akan memudahkan Anda untuk ikut shalat Subuh berjamaah yang juga sangat syahdu.

Kuliner dan Belanja di Sekitar Masjid

Setelah shalat Tarawih, jangan langsung pulang. Area di sekitar masjid (Gilingan) berubah menjadi pasar kaget yang menjajakan berbagai kuliner khas Solo.

  • Sate Buntel: Salah satu makanan wajib saat berkunjung ke Solo.
  • Es Kapal: Minuman segar yang cocok untuk melepas dahaga setelah tarawih.
  • Toko Suvenir: Anda bisa membeli replika masjid, tasbih, hingga pakaian muslim kualitas butik di sekitar gerbang masjid.

Kesimpulan

Wisata Ramadhan di Masjid Sheikh Zayed Solo bukan sekadar perjalanan melihat arsitektur megah, melainkan sebuah perjalanan batin. Keteraturan dalam pembagian iftar, kekhusyukan shalat tarawih, serta keramahtamahan warga Solo menciptakan harmoni yang membuat siapa pun rindu untuk kembali.

Ramadhan 2026 adalah waktu yang tepat bagi Anda dan keluarga untuk merasakan atmosfer “Madinah di Solo”. Pastikan Anda menjaga kebersihan, mengikuti instruksi petugas, dan menjaga niat ibadah tetap sebagai prioritas utama.